Tugas dan Wewenang Ketua BPW

 

A. Secara Struktural

  • Memimpin dan mengarahkan kerja jajaran anggota dalam rangka mewujudkan visi yayasan
  • Merancang konsep pengelolaan dan pengembangan wakaf lembaga (Funding,IT, Asset dan kesekretariatan)
  • Mengusulkan program kerjajangkapendek, menengah, danpanjangkepada ketua Umum Yayasan
  • Mengajukan usul Rencana Kerja dan Anggaran Badan Wakaf (RKABW) tahunan kepada Ketua Umum
  • Membuat tatatertib pegawai, manual mutu dan SOP Badan Wakaf yayasan
  • Membina hubungan baik dengan lembaga swasta dan instansi pemerintah di dalam dan luar negeri
  • Memonitor dan mengevaluasi seluruh tugas karyawan Badan Wakaf
  • Membuat laporan secara periodic maupun insidentil (bila dipandang perlu) kepada Ketua Umum
  • Mendamaikanperselisihan yang terjadi di antara anggota Badan Wakaf
  • Mewakili yayasan dalam berbagai even yang diselenggarakan pemerintah, LSM,instutusi swasta baik tingkat local, regional, nasional atau internasional dalam vmasalah wakaf

 

B. Secara Fungsional

  • Mengajar dan menjadi nara sumber majelis ta’lim, seminar dan sejenisnya
  • Memandu pelatihan / training.
  • Melakukan supervisi dan coaching.
  • Melakukan konseling.
  • Membangun jaringan.
  • Melakukan marketing

 

C. Wewenang

  • Memutuskan hasil rapat Anggota Badan Wakaf Yayasan
  • Mengusulkan Manager dalam kepengurusan Badan Wakaf Yayasan kepada Ketua Umum
  • Mengankat staf yang dibutuhkan atas dasar persetujuan Ketua Umum Yayasan
  • Meminta progress report dari bidang-bidang Badan Wakaf Yayasan
  • Mengusulkankepada Ketua Umum Yayasan untuk mengangkat dan memberhentikan Kepala Bagian di Badan Wakaf Yayasan
  • Mengangkat dan memberhentikan Kepala Bagian, pelaksana kegiatan dan pegawai Badan Wakaf Yayasan
  • Menandatangi dokumen badan Wakaf yayasan yang bersifat administratif
  • Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Manager dan Jajarannya
  • Mengundang dan menugaskan pegawai Badan Wakaf
  • Yayasan untuk membantu kegiatan incidental Badan Wakaf Yayasan dengan memberitahu kepala unit yang berkaitan
  • Meminta laporan kegiatan Manager badan Wakaf Yayasan.
  • Memberikan peringatan dalam bentuk lisan maupun tertulis kepada bawahannya.
  • Menyetujui rencana anggaran yang diajukan Manager Badan Wakaf sesuai RKAY dan ketersediaan dana Badan Wakaf Yayasan.